Tujuan Penikahan dalam Islam
Tujuan pernikahan dapat di uraikan sebagai berikut:
a. Untuk membina rumah tangga yang serasi dan penuh limpahan kasih sayang.
Tujuaan penikahan dalam rangka membina rumah tangga yang serasi dan limpahan kasih sayang ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Ar Rum: ayat 21“Dan diantara tand-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari sejenismu sendiri, supaya kamu cendrung dan mrasa tentram kepadanya, dan dijadikan diantaramu ras kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. (Ar Run : 21)
b. Untuk memperoleh keturunan yang sah.
Keturunan adalah merupakan generasi yang mewarisi kedua orang tuanya, dan diharapkan keturunan ini dapat meneruskan perjuangan untuk menegakkan kalimah Allah dimuka bumi ini. Untuk meneruskan perjuangan menegakkan kalimah Allah dimuka bumi ini hanya dapat ditempuh melalui prnikahan . agar keturunan kita nanti dapat meneruskan apa yang kita inginkan , mak putra-putri dari keturunan kita harus didik dengan pendidikan yang sebaikbainya, agar putra-putri dari hasil penikahan itu dapat menyumbangkan fikiran dan karya-karyanya kepada bangsa agama.Keturunan dari hasil pernikahan ini selain dapat berfungsi sebagai generasi pewaris cita-cita orang tuanya juga berfungsi sebagai hiasan di dalam suatu rumah tangga.
Allah SWT Berfirman dalam surat Al Kahfi ayat 46:
“Harta dam anak-anak adalah perumpamaan perhiasan kehidupan dunia...”(Al-Kahfi:46)
Dalam surat An Nisa’ Ayat 9 Allah Juga Berfirman:
“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak ang lemah, yan mereka hawtirka terhadap(kesejahteraan) mereka. Oleh karena itu hendakmereka mengucapkan perkataan yang benar.”(An Nisa : 9).
Ayat ini memberikan peringatan kepada kita agar keturunan kita jangan sampai menjadi generasi yang lemah. Oleh sebab itu, kita harus mempersiapkan cara yang matang antara lain dengan merencanakan keluarga dalam jumlah yang kecil. Dengan jumlah anak yang idak terlalu banyak , maka kita dapat membiayai mereka dengan lebih leluasa baik dari segi makanan , pakaian, meupun pendidikannya. Dengan demikian anak keturunan kita akan mnjadi generasi yang kuat.
c. Menjaga kehormatan dan Harkat Kemanusiaan.
Kita telah mengetahui kalau manusia adalah mahluk Allha Swt yang paling mulia. Agar martabat kemuliaan ini tetap terpelihara, maka tata kehidupan manusia ini harus diatur melalui aturan-aturan yang diberikan oleh Allah SWT melalui RosulNya Nabi Muhammad SAW. Aturan yang digariskan oleh Allah SWT ini lebih mempunyai nilai yang bersifat universal (bersifat umum) berlaku untuk seluruh manusia didunia ini. berbeda dengan aturan yang dibuat oleh manusia, mungkin hanya dapat diterapkan di daerah-daerah tertentu saja. Aturan penikahan yang erdapat dalam islam ini jika diterapkan dimanapun manusia itu berada, pasti akan dapat mebawa mereka menjadi manusia yang tetap mempunyai kehormatan dan harkat manusia yang tinggi.Persiapan Pelaksanaan Pernikahan
Agara penikahan itu dapat berlangsung dengan baik dan membawa manusia ke arah kesejahteraan yang didambakan, maka sebelum penikahan dilaksanakan perlu asa persiapan-persian sebagai berilut.a. Usia Nikah
Seseorang yang melaksanakan pernikahan baik laki-laki maupun perempuan hendak mereka itu telah mencapa usia nikah.Usia nikah ini meliputi fisik dan jiwa yang dianggap sebagai orang yang matang untuk berumah tangga. Usian nikah ini diperlukan bagi calon pengantin laki-laki dan perempuan karena mereka itu akan memikul tanggung jawab cukup berat dalam membina keluarga. Untuk berkeluarga ini tidak dapat dipikul oleh orang yang belum mencapai kedewasaan.
Meurut undang-undang perkawinan republik indonesia nomor 1 tahun 1974 seseorang diperbolehkan melaksanakan penikahan bagi laki-laki apabila telah berusia minimal 19 tahun dan bagi perempuan minimal 16 tahun.
b. Biaya Kehidupan
Bagi seorang yang laki-laki yang akan melaksanakan pernikahan hendak ia mempersiapkan terlebih dahulu biaya penikahan dan bekal untuk mengarungi kehidupan berumah tangga. Hal inin dimaksudka agar kehidupan suami istri nanti dapat terhindar dari kehancuran dalam berumah tangga. Seseorang yang berumah tangga taanpa didukung oleh biaya hidup pasti keadaan rumah tangganya akan kacau dan ahirnya dapat menemui kehancuran.c. Pekerjaan
Bagi seorang laki-laki yang akan melngsungkan penikahan hendaklah ia terlebih dahulu mepunyai pekerjaan yang dapat membiayai kehidupan eumah tngganya. Pekerjaan yang harus dimiliki oleh seorang laki-laki ini dapat berupa apa saja. Asal pekerjaan itu tidak bertentangan dengan norma-norma agama, peraturan pemerintah, dan adat di daerh teresebut. Dengan memiliki keterampilan, berarti ia telah memiliki modal untuk membangun rumah tangga yang dicit-citakan.
d. Pengetahuan/Pendidikan.
Laki-laki atau perempuan yang ingin melangsungkan pernikahan hendaklah keduanya itu telah memiliki pengetahuan atau pendidikan yang cukup. Karena pengetahuan atau pendidikan yang ada pada setiap orang akan mempunyai peran yang ampuh untuk meningkatkan martabat kemanusiaanya. Dengan pengetahuan atau pendidikan yang dimiliki oleh orang yang ingin membina rumah tangga, maka akan dapat memecahkan masalah-masalah yang seringkali timbul di dalam setiap langkah dalam kehidupan ini.
Kisah Nabi Idris As
Tidak banyak keterangan yang didapat tentang kisah Nabi Idris di dalam Al-Quran maupun dalam kitab-kitab Tafsir dan kitab-kitab sejarah nabi-nabi. Di dalam Al-Quran hanya terdapat dua ayat tentang Nabi Idris yaitu dalam surah Maryam ayat 56 dan 57:
Dalam bahasa Ibrani, namanya adalah Khunukh atau diistilahkan dalam bahasa arab menjadi Akhnukh. Penjelasan ini terdapat dalam buku Ibn Katsir, Al-Maghluts, Afif Abdul Fatah, Ahmad Bahjat (Sejarah Nabi-nabi dalam Al-Qur’an) dan lainnya
Apa yang ditorehkan Nabi Idris dengan julukannya sebagai manusia pertama yang menulis dengan pena membuktikan bahwa peradaban bangsa lalu jauh lebih modern dan maju dibandingkan penemua pena (pulpen) yang ada sekarang ini.
"Dan ceritakanlah ( hai Muhammad kepada mereka , kisah ) Idris yang terdapat di dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. 57 - Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi." { Maryam : 56 - 57 }
Apa yang ditorehkan Nabi Idris dengan julukannya sebagai manusia pertama yang menulis dengan pena membuktikan bahwa peradaban bangsa lalu jauh lebih modern dan maju dibandingkan penemua pena (pulpen) yang ada sekarang ini.
Nabi Idris adalah keturunan keenam dari Nabi Adam putera dari Yarid bin Mihla'iel bin Qinan bin Anusy bin Syith bin Adam A.S. dan adalah keturunan pertama yang dikurniai kenabian menjadi Nabi setelah Adam dan Syith.
Nabi Idris menurut sementara riwayat bermukim di Mesir di mana ia berdakwah untuk agama Allah mengajarkan tauhid dan beribadat menyembah Allah serta membeeri beberapa pendoman hidup bagi pengikut-pengikutnya agar menyelamat diri darii seksaan di akhirat dan kehancuran serta kebinasaan di dunia. Ia hidup sampai usia 82 tahun.
Diantara beberapa nasihat dan kata-kata mutiaranya ialah :
1 . Kesabaran yang disertai iman kepada Allah membawa kemenangan.
2 . Orang yang bahagia ialah orang yang berwaspada dan mengharapkan syafaat dari Tuhannya dengan amal-amal solehnya.
3 . Bila kamu memohon sesuatu kepada Allah dan berdoa maka ikhlaskanlah niatmu demikian pula puasa dan solatmu.
4 . Janganlah bersumpah dalam keadaan kamu berdusta dan janganlah menuntup sumpah dari orang yang berdusta agar kamu tidak menyekutui mereka dalam dosa.
5 . Taatlah kepada raja-rajamu dan tunduklah kepada pembesar-pembesarmu serta penuhilah selalu mulut-mulutmu dengan ucapan syukur dan puji kepada Allah.
6 . Janganlah iri hati kepada orang-orang yang baik nasibnya, karena mereka tidak akan banyak dan lama menikmati kebaikan nasibnya.
7 . Barang siapa melampaui kesederhanaan tidak sesuatu pun akan memuaskannya.
8 . Tanpa membagi-bagikan nikmat yang diperolehnya seorang tidak dapat bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat yang diperolehnya itu.
Dalam hubungan dengan firman Allah bahawa Nabi Idris diangkat kemartabat tinggi Ibnu Abi Hatim dalam tafsirnya meriwayatkan bahawa Nabi Idris wafat tatkala berada di langit keempat dibawa oleh seorang Malaikat Wallahu a'alam bissawab.
Nabi Idris Pingsan Saat Melihat Neraka
Nabi Idris as adalah seorang Nabi yang kuat sekali ibadahnya, bahkan malaikat sangat kagum atas kesalehan beliau. Pada suatu saat, Malaikat Izrail dan Nabi Idris as beribadah bersama-sama. Nah, pada kesempatan itu Nabi Idris as mengajukan permintaan kepada Malaikat Izrail untuk dapat melihat surga dan neraka.
Malaikat Izrail tidak dapat memutuskan permintaan Nabi Idris as. Namun Allah SWT Maha Mendengar dan Maha Melihat, dan karenanya Nabi Idris as diizinkan berkunjung ke neraka dan ke surga ditemani Malaikat Izrail.
Pertama-tama Nabi Idrsi as mengunjungi neraka.
"Wahai Nabiyullah, kenapa ingin melihat neraka? Bahkan para malaikat pun takut melihatnya," tanya Malaikat Izrail.
Dijawab olah Nabi Idris as,
"Sebenarnya saya takut sekali kepada azab Allah SWT. Tapi mudah-mudahan iman saya menjadi tebal setelah melihatnya."
Begitu mereka sudah sampai agak dekat dengan neraka, Nabi Idris as pun tersungkur pingsan. Penjaga neraka adalah malaikat yang sangat menakutkan. Malaikat itu menyeret dan menyiksa manusia-manusia yang durhaka kepada Allah SWT semasa hidupnya. Nabi Idris as tak mampu menyaksikan berbagai siksaan yang sangat mengerikan.
Api neraka berkobar sangat dahsyat, bunyinya bergemuruh menakutkan dan tak ada pemandangan yang lebih mengerikan dibanding dengan neraka.
"Astaghfirullah...Astaghfirullah...Astaghfirullah...,"berkali kali terucap dari mulut beliau sesaat setelah tersadar ari pingsannya.
Dalam bahasa Ibrani, namanya adalah Khunukh atau diistilahkan dalam bahasa arab menjadi Akhnukh. Penjelasan ini terdapat dalam buku Ibn Katsir, Al-Maghluts, Afif Abdul Fatah, Ahmad Bahjat (Sejarah Nabi-nabi dalam Al-Qur’an) dan lainnya
Apa yang ditorehkan Nabi Idris dengan julukannya sebagai manusia pertama yang menulis dengan pena membuktikan bahwa peradaban bangsa lalu jauh lebih modern dan maju dibandingkan penemua pena (pulpen) yang ada sekarang ini.
Sekitar 3500-3000 SM, bangsa Sumeria (Irak) telah dikenal sebagai
bangsa paling tua didunia yang memiliki bukti kemampuan menulis. Tidak
lama kemudian bangsa Mesir juga menunjukkan bukti yang sama pada
3000-2000 SM. Sekitar 2500-2000 SM bangsa mesir membuat piramida dan
bangsa Sumeria (Babilonia) membuat taman gantung yang masih bisa
disaksikan hingga saat ini. Sekitar 3000 SM, bangsa Mesir kuno sudah
menggunakan daun papyrus sebagai alat dan tempat untuk menulis dengan
cara menyusun berdampingan lembar demi lembar.
"Dan ceritakanlah ( hai Muhammad kepada mereka , kisah ) Idris yang terdapat di dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. 57 - Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi." { Maryam : 56 - 57 }
Apa yang ditorehkan Nabi Idris dengan julukannya sebagai manusia pertama yang menulis dengan pena membuktikan bahwa peradaban bangsa lalu jauh lebih modern dan maju dibandingkan penemua pena (pulpen) yang ada sekarang ini.
Sekitar 3500-3000 SM, bangsa Sumeria (Irak) telah dikenal sebagai
bangsa paling tua didunia yang memiliki bukti kemampuan menulis. Tidak
lama kemudian bangsa Mesir juga menunjukkan bukti yang sama pada
3000-2000 SM. Sekitar 2500-2000 SM bangsa mesir membuat piramida dan
bangsa Sumeria (Babilonia) membuat taman gantung yang masih bisa
disaksikan hingga saat ini. Sekitar 3000 SM, bangsa Mesir kuno sudah
menggunakan daun papyrus sebagai alat dan tempat untuk menulis dengan
cara menyusun berdampingan lembar demi lembar.
Nabi Idris adalah keturunan keenam dari Nabi Adam putera dari Yarid bin Mihla'iel bin Qinan bin Anusy bin Syith bin Adam A.S. dan adalah keturunan pertama yang dikurniai kenabian menjadi Nabi setelah Adam dan Syith.
Nabi Idris menurut sementara riwayat bermukim di Mesir di mana ia berdakwah untuk agama Allah mengajarkan tauhid dan beribadat menyembah Allah serta membeeri beberapa pendoman hidup bagi pengikut-pengikutnya agar menyelamat diri darii seksaan di akhirat dan kehancuran serta kebinasaan di dunia. Ia hidup sampai usia 82 tahun.
Diantara beberapa nasihat dan kata-kata mutiaranya ialah :
1 . Kesabaran yang disertai iman kepada Allah membawa kemenangan.
2 . Orang yang bahagia ialah orang yang berwaspada dan mengharapkan syafaat dari Tuhannya dengan amal-amal solehnya.
3 . Bila kamu memohon sesuatu kepada Allah dan berdoa maka ikhlaskanlah niatmu demikian pula puasa dan solatmu.
4 . Janganlah bersumpah dalam keadaan kamu berdusta dan janganlah menuntup sumpah dari orang yang berdusta agar kamu tidak menyekutui mereka dalam dosa.
5 . Taatlah kepada raja-rajamu dan tunduklah kepada pembesar-pembesarmu serta penuhilah selalu mulut-mulutmu dengan ucapan syukur dan puji kepada Allah.
6 . Janganlah iri hati kepada orang-orang yang baik nasibnya, karena mereka tidak akan banyak dan lama menikmati kebaikan nasibnya.
7 . Barang siapa melampaui kesederhanaan tidak sesuatu pun akan memuaskannya.
8 . Tanpa membagi-bagikan nikmat yang diperolehnya seorang tidak dapat bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat yang diperolehnya itu.
Dalam hubungan dengan firman Allah bahawa Nabi Idris diangkat kemartabat tinggi Ibnu Abi Hatim dalam tafsirnya meriwayatkan bahawa Nabi Idris wafat tatkala berada di langit keempat dibawa oleh seorang Malaikat Wallahu a'alam bissawab.
Nabi Idris Pingsan Saat Melihat Neraka
Nabi Idris as adalah seorang Nabi yang kuat sekali ibadahnya, bahkan malaikat sangat kagum atas kesalehan beliau. Pada suatu saat, Malaikat Izrail dan Nabi Idris as beribadah bersama-sama. Nah, pada kesempatan itu Nabi Idris as mengajukan permintaan kepada Malaikat Izrail untuk dapat melihat surga dan neraka.
Malaikat Izrail tidak dapat memutuskan permintaan Nabi Idris as. Namun Allah SWT Maha Mendengar dan Maha Melihat, dan karenanya Nabi Idris as diizinkan berkunjung ke neraka dan ke surga ditemani Malaikat Izrail.
Pertama-tama Nabi Idrsi as mengunjungi neraka.
"Wahai Nabiyullah, kenapa ingin melihat neraka? Bahkan para malaikat pun takut melihatnya," tanya Malaikat Izrail.
Dijawab olah Nabi Idris as,
"Sebenarnya saya takut sekali kepada azab Allah SWT. Tapi mudah-mudahan iman saya menjadi tebal setelah melihatnya."
Begitu mereka sudah sampai agak dekat dengan neraka, Nabi Idris as pun tersungkur pingsan. Penjaga neraka adalah malaikat yang sangat menakutkan. Malaikat itu menyeret dan menyiksa manusia-manusia yang durhaka kepada Allah SWT semasa hidupnya. Nabi Idris as tak mampu menyaksikan berbagai siksaan yang sangat mengerikan.
Api neraka berkobar sangat dahsyat, bunyinya bergemuruh menakutkan dan tak ada pemandangan yang lebih mengerikan dibanding dengan neraka.
"Astaghfirullah...Astaghfirullah...Astaghfirullah...,"berkali kali terucap dari mulut beliau sesaat setelah tersadar ari pingsannya.
Adam dan Hawa Diturunkan Ke Bumi.
Allah telah menerima taubat Adam dan Hawa serta mengampuni perbuatan
pelanggaran yang mereka telah lakukan hal mana telah melegakan dada mereka dan
menghilangkan rasa sedih akibat kelalaian peringatan Tuhan tentang Iblis
sehingga terjerumus menjadi mangsa bujukan dan rayuannya yang manis namun berancun
itu.
Adam dan Hawa merasa tenteram kembali setelah menerima pengampunan Allah
dan selanjutnya akan menjaga jangan sampai tertipu lagi oleh Iblis dan akan
berusaha agar pelanggaran yang telah dilakukan dan menimbulkan murka dan
teguran Tuhan itu menjadi pengajaran bagi mereka berdua untuk lebih
berhati-hati menghadapi tipu daya dan bujukan Iblis yang terlaknat itu.Harapan
untuk tinggal terus di syurga yang telah pudar karena perbuatan pelanggaran
perintah Allah,hidup kembali dalam hati dan fikiran Adam dan Hawa yang merasa
kenikmatan dan kebahagiaan hidup mereka di syurga tidak akan terganggu oleh
sesuatu dan bahawa redha Allah serta rahmatnya akan tetap melimpah di atas
mereka untuk selama-lamanya.Akan tetapi Allah telah menentukan dalam takdir-Nya
apa yang tidak terlintas dalam hati dan tidak terfikirkan oleh mereka. Allah
s.w.t.yang telah menentukan dalam takdir-nya bahawa bumi yang penuh dengan
kekayaan untuk dikelolanya,akan dikuasai kepada manusia keturunan Adam
memerintahkan Adam dan Hawa turun ke bumi sebagai benih pertama dari
hamba-hambanya yang bernama manusia itu.Berfirmanlah Allah kepada
mereka:"Turunlah kamu ke bumi sebagian daripada kamu menjadi musuh bagi
sebagian yang lain kamu dapat tinggal tetap dan hidup disan sampai waktu yang
telah ditentukan."
Turunlah Adam dan Hawa ke bumi menghadapi cara hidup baru yang jauh
berlainan dengan hidup di syurga yang pernah dialami dan yang tidak akan
berulang kembali.Mereka harus menempuh hidup di dunia yang fana ini dengan suka
dan dukanya dan akan menurunkan umat manusia yang beraneka ragam sifat dan
tabiatnya berbeda-beda warna kulit dan kecerdasan otaknya.Umat manusia yang
akan berkelompok-kelompok menjadi suku-suku dan bangsa-bangsa di mana yang satu
menjadi musuh yang lain saling bunuh-membunuh aniaya-menganianya dan
tindas-menindas sehingga dari waktu ke waktu Allah mengutus nabi-nabi-Nya dan
rasul-rasul-Nya memimpin hamba-hamba-Nya ke jalan yang lurus penuh damai kasih
sayang di antara sesama manusia jalan yang menuju kepada redha-Nya dan kebahagiaan
manusia di dunia dan akhirat.
Kisah Adam dalam Al-Quran.
Al_Quran menceritakan kisah Adam dalam beberapa surah di antaranya surah
Al_Baqarah ayat 30 sehingga ayat 38 dan surah Al_A'raaf ayat 11 sehingga 25
Pengajaran Yang Terdapat Dari Kisah Adam.
Bahawasanya hikmah yang terkandung dalam perintah-perintah dan
larangan-larangan Allah dan dalam apa yang diciptakannya kadangkala tidak atau
belum dapat dicapai oelh otak manusia bahkan oleh makhluk-Nya yang terdekat
sebagaimana telah dialami oleh para malaikat tatkala diberitahu bahawa Allah
akan menciptakan manusia - keturunan Adam untuk menjadi khalifah-Nya di bumi
sehingga mereka seakan-akan berkeberatan dan bertanya-tanya mengapa dan untuk
apa Allah menciptakan jenis makhluk lain daripada mereka yang sudah patuh rajin
beribadat, bertasbih, bertahmid dan mengagungkan nama-Nya.
Bahawasanya manusia walaupun ia telah dikurniakan kecergasan berfikir dan
kekuatan fizikal dan mental ia tetap mempunyai beberapa kelemahan pada dirinya
seperti sifat lalai, lupa dan khilaf. Hal mana telah terjadi pada diri Nabi
Adam yang walaupun ia telah menjadi manusia yang sempurna dan dikurniakan
kedudukan yang istimewa di syurga ia tetap tidak terhindar dari sifat-sifat
manusia yang lemah itu.Ia telah lupa dan melalaikan peringatan Allah kepadanya
tentang pohon terlarang dan tentang Iblis yang menjadi musuhnya dan musuh
seluruh keturunannya, sehingga terperangkap ke dalam tipu daya dan terjadilah
pelanggaran pertama yang dilakukan oleh manusia terhadap larangan Allah.
Bahawasanya seseorang yang telah terlanjur melakukan maksiat dan berbuat
dosa tidaklah ia sepatutnya berputus asa dari rahmat dan ampunan Tuhan asalkan
ia sedar akan kesalahannya dan bertaubat tidak akan melakukannya kembali.Rahmat
allah dan maghfirah-Nya dpt mencakup segala dosa yang diperbuat oleh hamba-Nya
kecuali syirik bagaimana pun besar dosa itu asalkan diikuti dengan kesedaran
bertaubat dan pengakuan kesalahan.
Sifat sombong dan congkak selalu membawa akibat kerugian dan
kebinasaan.Lihatlah Iblis yang turun dari singgahsananya dilucutkan
kedudukannya sebagai seorang malaikat dan diusir oleh Allah dari syurga dengan
disertai kutukan dan laknat yang akan melekat kepada dirinya hingga hari Kiamat
karena kesombongannya dan kebanggaaannya dengan asal-usulnya sehingga ia
menganggap dan memandang rendah kepada Nabi Adam dan menolak untuk sujud
menghormatinya walaupun diperintahkan oleh Allah s.w.t
Kisah Nabi Adam dan Siti Hawa Pertama Kali diciptakan
NABI ADAM AS
Setelah Allah SWT. menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya,
laut-lautannya dan tumbuh - tumbuhannya, menciptakan langit dengan mataharinya,
bulan dan bintang-bintangnya yang bergemerlapan menciptakan
malaikat-malaikatnya ialah sejenis makhluk halus yangdiciptakan untuk beribadah
menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para
rasul dan nabinya maka tibalah kehendak Allah s.w.t. untuk menciptakan sejenis
makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumi memeliharanya menikmati
tumbuh-tumbuhannya,mengelola kekayaan yang terpendam di dalamnya dan berkembang
biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan
baginya.Kekhawatiran Para Malaikat.
Para malaikat ketika diberitahukan oleh Allah s.w.t. akan kehendak-Nya
menciptakan makhluk lain itu, mereka khuatir kalau-kalau kehendak Allah
menciptakan makhluk yang lain itu,disebabkan kecuaian atau kelalaian mereka
dalam ibadah dan menjalankan tugas atau karena pelanggaran yang mereka lakukan
tanpa disadari. Berkata mereka kepada Allah s.w.t.: "Wahai Tuhan kami!
Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selain kami,padahal kami selalu
bertasbih, bertahmid, melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu tanpa
henti-hentinya,sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkan ke bumi
itu,nescaya akan bertengkar satu dengan lain,akan saling bunuh-membunuh
berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat diatasnya dan terpendam di
dalamnya,sehingga akan terjadilah kerusakan dan kehancuran di atas bumi yang
Tuhan ciptakan itu."
Allah berfirman, menghilangkan kekhuatiran para malaikat itu:
"Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui dan Aku sendirilah yang
mengetahui hikmat penguasaan Bani Adam atas bumi-Ku.Bila Aku telah
menciptakannya dan meniupkan roh kepada nya,bersujudlah kamu di hadapan makhluk
baru itu sebagai penghormatan dan bukan sebagai sujud ibadah,karena Allah
s.w.t. melarang hamba-Nya beribadah kepada sesama makhluk-Nya."
Kemudian diciptakanlah Adam oleh Allah s.w.t.dari segumpal tanah
liat,kering dan lumpur hitam yang berbentuk.Setelah disempurnakan bentuknya
ditiupkanlah roh ciptaan Tuhan ke dalamnya dan berdirilah ia tegak menjadi
manusia yang sempurna
.
Iblis Membangkang.
Iblis membangkang dan enggan mematuhi perintah Allah seperti para malaikat
yang lain,yang segera bersujud di hadapan Adam sebagai penghormatan bagi
makhluk Allah yang akan diberi amanat menguasai bumi dengan segala apa yang
hidup dan tumbuh di atasnya serta yang terpendam di dalamnya.Iblis merasa
dirinya lebih mulia,lebih utama dan lebih agung dari Adam,karena ia diciptakan
dari unsur api,sedang Adam dari tanah dan lumpur.Kebanggaannya dengan asal
usulnya menjadikan ia sombong dan merasa rendah untuk bersujud menghormati Adam
seperti para malaikat yang lain,walaupun diperintah oleh Allah.
Tuhan bertanya kepada Iblis:"Apakah yang mencegahmu sujud menghormati
sesuatu yang telah Aku ciptakan dengan tangan-Ku?"
Iblis menjawab:"Aku adalah lebih mulia dan lebih unggul dari
dia.Engkau ciptakan aku dari api dan menciptakannya dari lumpur."
Karena kesombongan,kecongkakan dan pembangkangannya melakukan sujud yang
diperintahkan,maka Allah menghukum Iblis dengan mengusir dari syurga dan
mengeluarkannya dari barisan malaikat dengan disertai kutukan dan laknat yang
akan melekat pd.dirinya hingga hari kiamat.Di samping itu ia dinyatakan sebagai
penghuni neraka.
Iblis dengan sombongnya menerima dengan baik hukuman Tuhan itu dan ia hanya
mohon agar kepadanya diberi kesempatan untuk hidup kekal hingga hari
kebangkitan kembali di hari kiamat.Allah meluluskan permohonannya dan
ditangguhkanlah ia sampai hari kebangkitan,tidak berterima kasih dan bersyukur
atas pemberian jaminan itu,bahkan sebaliknya ia mengancam akan menyesatkan
Adam,sebagai sebab terusirnya dia dari syurga dan dikeluarkannya dari barisan
malaikat,dan akan mendatangi anak-anak keturunannya dari segala sudut untuk
memujuk mereka meninggalkan jalan yang lurus dan bersamanya menempuh jalan yang
sesat,mengajak mereka melakukan maksiat dan hal-hal yang terlarang,menggoda mereka
supaya melalaikan perintah-perintah agama dan mempengaruhi mereka agar tidak
bersyukur dan beramal soleh.
Kemudian Allah berfirman kepada Iblis yang terkutuk itu:
"Pergilah engkau bersama pengikut-pengikutmu yang semuanya akan
menjadi isi neraka Jahanam dan bahan bakar neraka.Engkau tidak akan berdaya
menyesatkan hamba-hamba-Ku yang telah beriman kepada Ku dengan sepenuh hatinya
dan memiliki aqidah yang mantap yang tidak akan tergoyah oleh rayuanmu walaupun
engkau menggunakan segala kepandaianmu menghasut dan memfitnah."
Pengetahuan Adam Tentang Nama-Nama Benda.
Allah hendak menghilangkan anggapan rendah para malaikat terhadap Adam dan
menyakinkan mereka akan kebenaran hikmat-Nya menunjuk Adam sebagai penguasa
bumi,maka diajarkanlah kepada Adam nama-nama benda yang berada di alam
semesta,kemudian diperagakanlah benda-benda itu di depan para malaikat
seraya:"Cubalah sebutkan bagi-Ku nama benda-benda itu,jika kamu benar
merasa lebih mengetahui dan lebih mengerti dari Adam."
Para malaikat tidak berdaya memenuhi tentangan Allah untuk menyebut
nama-nama benda yang berada di depan mereka.Mereka mengakui ketidak-sanggupan
mereka dengan berkata:"Maha Agung Engkau! Sesungguhnya kami tidak memiliki
pengetahuan tentang sesuatu kecuali apa yang Tuhan ajakan kepada
kami.Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana."
Adam lalu diperintahkan oleh Allah untuk memberitahukan nama-nama itu
kepada para malaikat dan setelah diberitahukan oleh Adam,berfirmanlah Allah
kepada mereka:"Bukankah Aku telah katakan padamu bahawa Aku mengetahui
rahsia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu
sembunyikan."
Adam Menghuni Syurga.
Adam diberi tempat oleh Allah di syurga dan baginya diciptakanlah Hawa
untuk mendampinginya dan menjadi teman hidupnya,menghilangkan rasa kesepiannya
dan melengkapi keperluan fitrahnya untuk mengembangkan keturunan. Menurut
cerita para ulamat Hawa diciptakan oleh Allah dari salah satu tulang rusuk Adam
yang disebelah kiri diwaktu ia masih tidur sehingga ketika ia terjaga,ia
melihat Hawa sudah berada di sampingnya.ia ditanya oleh malaikat:"Wahai
Adam! Apa dan siapakah makhluk yang berada di sampingmu itu?"
Berkatalah Adam:"Seorang perempuan."Sesuai dengan fitrah yang
telah diilhamkan oleh Allah kepadanya."Siapa namanya?"tanya malaikat
lagi."Hawa",jawab Adam."Untuk apa Tuhan menciptakan makhluk
ini?",tanya malaikat lagi.
Adam menjawab:"Untuk mendampingiku,memberi kebahagian bagiku dan
mengisi keperluan hidupku sesuai dengan kehendak Allah."
Allah berpesan kepada Adam:"Tinggallah engkau bersama isterimu di
syurga,rasakanlah kenikmatan yang berlimpah-limpah didalamnya,rasailah dan
makanlah buah-buahan yang lazat yang terdapat di dalamnya sepuas hatimu dan
sekehendak nasfumu.Kamu tidak akan mengalami atau merasa lapar,dahaga ataupun
letih selama kamu berada di dalamnya.Akan tetapi Aku ingatkan janganlah makan
buah dari pohon ini yang akan menyebabkan kamu celaka dan termasuk orang-orang
yang zalim.Ketahuilah bahawa Iblis itu adalah musuhmu dan musuh isterimu,ia akan
berusaha membujuk kamu dan menyeret kamu keluar dari syurga sehingga hilanglah
kebahagiaan yang kamu sedang nikmat ini."
Iblis Mulai Beraksi.
Sesuai dengan ancaman yang diucapkan ketika diusir oleh allah dari Syurga
akibat pembangkangannya dan terdorong pula oleh rasa iri hati dan dengki
terhadap Adam yang menjadi sebab sampai ia terkutuk dan terlaknat
selama-lamanya tersingkir dari singgahsana kebesarannya.Iblis mulai menunjukkan
rancangan penyesatannya kepada Adam dan Hawa yang sedang hidup berdua di syurga
yang tenteram, damai dan bahagia.
Ia menyatakan kepada mereka bahawa ia adalah kawan mereka dan ingin memberi
nasihat dan petunjuk untuk kebaikan dan mengekalkan kebahagiaan mereka.Segala
cara dan kata-kata halus digunakan oleh Iblis untuk mendapatkan kepercayaan
Adam dan Hawa bahawa ia betul-betul jujur dalam nasihat dan petunjuknya kepada
mereka.Ia membisikan kepada mereka bahwa.larangan Tuhan kepada mereka memakan
buah-buah yang ditunjuk itu adalah karena dengan memakan buah itu mereka akan
menjelma menjadi malaikat dan akan hidup kekal.Diulang-ulangilah bujukannya
dengan menunjukkan akan harumnya bau pohon yang dilarang indah bentuk buahnya
dan lazat rasanya.Sehingga pada akhirnya termakanlah bujukan yang halus itu
oleh Adam dan Hawa dan dilanggarlah larangan Tuhan.
Allah mencela perbuatan mereka itu dan berfirman yang bermaksud:
"Tidakkah Aku mencegah kamu mendekati pohon itu dan memakan dari buahnya
dan tidakkah Aku telah ingatkan kamu bahawa syaitan itu adalah musuhmu yang
nyata."
Adam dan Hawa mendengar firman Allah itu sedarlah ia bahawa mereka telah
terlanggar perintah Allah dan bahawa mereka telah melakukan suatu kesalahan dan
dosa besar.Seraya menyesal berkatalah mereka:"Wahai Tuhan kami! Kami telah
menganiaya diri kami sendiri dan telah melanggar perintah-Mu karena terkena
bujukan Iblis.Ampunilah dosa kami karena nescaya kami akan tergolong
orang-orang yang rugi bila Engkau tidak mengampuni dan mengasihi kami."
Pengertian, Hukum, Sisi Positif Negatif dari Pernikahan Siri
Dewasa ini, statistik kejadian nikah siri
meningkat berlalunya waktu. Terutama pasca beredarnya berbagai pemberitaan di
seluruh jenis media (audio, visual dan audiovisual) akan nikah siri yang
dilakukan tidak hanya 1-2 selebritis namun segelintir orang dengan tingkat
pemberitaan tinggi sehingga menyebabkan proses conditioning
terjadi di masyarakat konsumen berita. Proses conditioning
sendiri adalah proses adaptasi yang dilakukan oleh masyarakat akan berbagai
budaya baru yang terjadi namun akibat pemberitaan yang berulang-ulang budaya
tersebut semakin cepat dapat diterima oleh masyarakat dan dijadikan bagian dari
budaya masyarakat itu sendiri.
Berbagai pemberitaan tersebut lah
(spesifikasi : pemberitaan pernikahan siri yang dilakukan oleh selebritis) yang
melatarbelakangi penulis dan tim penyusun untuk memilih topik “Nikah Siri”
sebagai topik yang diangkat dalam pembuatan makalah dan presentasi mata kuliah
Agama dan Etika Islam. Terlepas dari berbagai pemberitaan akan “Pernikahan
Siri” yang terjadi, masih banyak mahasiswa yang salah mengartikan nikah siri
dan tidak mengerti baik-buruknya jenis pernikahan ini. Hal itu juga termasuk
salah satu faktor yang melatar belakangi diangkatnya topik “Pernikahan Siri”
ini kami angkat.
Besar harapan penulis dan tim penyusun agar
makalah ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai literatur atau sumber
pencarian informasi terkait topik pernikahan siri. Maka dari itu, kami tim
penyusun berusaha sebaik-baiknya untuk mengumpulkan berbagai informasi dari
berbagai sumber dan narasumber untuk dimasukkan ke dalam makalah ini agar kelak
dapat dijadikan sebagai referensi oleh pihak-pihak yang membutuhkan.
Perkawinan
adalah aqad antara calon laki dan istri untuk memenuhi hajat jenis kelamin yang
diatur oleh syari’at. Sedangkan pengertian dari nikah siri adalah nikah secara
rahasia (sembunyi-sembunyi). Disebut secara rahasia karena tidak dilaporkan ke
Kantor Urusan Agama atau KUA bagi muslim atau Kantor Catatan
Sipil bagi non muslim.Biasanya nikah siri dilakukan karena dua pihak belum siap
meresmikannya atau meramaikannya, namun dipihak lain untuk menjadi agar
tidak terjadi hal-hal yag tidak dinginkan atau terjerumus kepada hal-hal yang
dilarang agama.
dalam
pandangan agama diperbolehkan sepanjang hal-hal yg menjadi rukun terpenuhi.
Namun perbedaan adl Anda tak mempunyai bukti otentik bila telah menikah atau
dgn kata lain tak mempunyai surat sah sebagai seorang warga negara yg mempunyai
kedudukan yg kuat di dalam hukum.Namun perlu dipikirkan dgn sungguh-sungguh dan
tak tergesa-gesa bila Anda memang ingin melakukan nikah sirri. Tidak ada salah
Anda berjuang dahulu semaksimal mungkin untuk memberikan pengertian kepada
keluarga agar Anda dapat menikah secara formal namu pendapat
Mazhab Maliki tidak
membolehkan nikah siri. Perkawinannya dapat dibatalkan, dan kedua pelakunya
dapat dilakukan hukuman had (dera rajam), jika telah terjadi hubungan
seksual antara keduanya dan diakuinya atau dengan kesaksian empat orang saksi.
Mazhab Syafi’i dan Hanafi juga tidak membolehkan nikahsiri. Menurut Hambali,
nikah yang telah dilangsungkan menurut ketentuan syariat Islam adalah sah,
meskipun dirahasiakan oleh kedua mempelai, wali dan para saksinya. Hanya saja
hukumnya makruh. Menurut suatu riwayat, Khalifah Umar bin
al-Khattab pernah mengancam pelaku nikahsiri dengan hukuman had.
Nikah siri menurut terminologi fikih
tersebut adalah tidak sah, sebab selain bisa mengundang fitnah juga
bertentangan dengan hadis nabi saw:
عن انس بن
ما لك رضي الله عنه: قا ل رسول الله صليالله عليه و سلم: او لم ولو بشاة. (رواه
البخا ري
Artinya:
Adakanlah walimah sekalipun dengan hidangan seekor kambing
DAMPAK POSITIF
:
1.
meminimalisasi adanya sex bebas, serta berkembangnya penyakit AIDS, HIV maupun
penyakit kelamin yang lain.
2. Mengurangi
Beban atau Tanggung jawab seorang wanita yang menjadi tulang punggung
keluarganya.
Dampak Negatif
:
1 Berselingkuh
merupakan hal yang wajar
2. Akan ada
banyak kasus Poligami yang akan terjadi.
3. Tidak
adanya kejelasan status isteri dan anak baik di mata Hukum Indonesia.maupun di
mata masyarakat sekitar.
4. Pelecehan sexual terhadap kaum hawa karena dianggap
sebagai Pelampiasan Nafsu sesaat bagi kaum Laki-laki.


